Faith
Rasa percaya adalah modal awal setiap individu untuk memulai, membangun, memotivasi, dan mempertahankan sesuatu… apapun itu.
Kita akan cenderung lebih termotivasi untuk mencapai suatu hal jika kita percaya bahwa hal itu bisa terwujud. We can even make it beyond expectation!!
Terkadang seseorang dapat mempercayai orang lain jika orang tersebut menunjukkan dan membuktikan bahwa ia dapat dipercaya. Not only by words.
Rasa percaya itu tumbuh dengan sendirinya, dari apa yang kita lihat dan kita rasakan. Rasa percaya tidak dapat dibeli ataupun dipaksakan, karena itu tidak akan membuatnya cukup untuk bertahan.
And faith is not just about common sense….. Karena suatu kepercayaan dan opini akan berubah jika common sense itu sendiri juga berubah. And it’s not a conviction at all. Faith is something beyond those things. Dan bahkan untuk hal-hal kecilpun kita akan selalu membutuhkan rasa percaya.
Ada saatnya kita sulit untuk merasa percaya dengan seseorang atau sesuatu….. no matter how hard we try…. and there must be a reason for being so. Somehow, reason for not believing someone or something can be defeated by a proof, and it must be real, visible, and strong enough to change someone’s thought. Coz proof is just gonna be meaningless if it’s showed only by words.
Sebagai individu kita akan selalu berusaha untuk bisa mempercayai orang lain, dan mempertahankan kepercayaan itu. Namun ketakutan yang ada adalah jika apa yang kita percaya ternyata salah atau tidak seperti yang kita harapkan…… It’s kinda unpleasant feeling.
Mungkin benar jika ada orang yang sulit mempercayai seseorang ataupun sesuatu karena ia pernah kecewa… atau melihat kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan… atau yang ia percayai ternyata hanya sebatas common sense… atau bahkan cuma rasa tidak percaya yang tidak beralasan… itu semua mungkin terjadi….
Hal itu mungkin juga merupakan bentuk dari self defense, atau usaha seseorang untuk menghindari kekecewaan. Bisa juga karena memang dibutuhkan bukti bahwa hal itu bukan sekedar common sense, sehingga benar-benar layak untuk dipercaya. Somehow faith could grow by process… and it takes time…
Dan ketidakpercayaan itu juga mungkin berubah jika sesuatu itu mampu bertahan untuk membuat orang cukup yakin tentangnya…. Atau jika seseorang mampu membuktikan bahwa dirinya cukup reliable bagi orang lain… Not only by Words…
For those who has been a faithful one… Just keep it that way..
September 26th, 2006 at 11:31 pm
Demikian, seperti yang telah diungkapkan oleh Tukul Arwana pada redaksi….
September 29th, 2006 at 12:03 pm
So… what are you waiting for ? cepetaaaan married…
huehue…